Friday, 24 April 2015

suara hatiku

hidup memang terkadang menjadi sangat sulit. untuk menggapai hidup yang lebih baik, banyak pengorbanan dan pekerjaan yang saya lalui. 
seperti sekarang ini, aku harus bekerja siang dang dan malam supaya saya bisa memberi sedikit tambahan penghasilan untuk orang tua ku... aku sekarang seorang pemuda yang berkelana untuk menggapai hidup yang lebih bai.... 
seperti sekarang ini saya bekerja.. tapi gaji yang saya harapkan tak kunjung dikasih.. padahal uang tersebut akan saya kasih untuk biaya sekolah adek saya yang saat ini sedang studi lapangandi bengkel...
dan lebihnya akan saya sisihkan untuk biaya sekolah adek saya yang akan tamat sd saat ini.... 

Sunday, 19 April 2015

Nama Asli 9 Sunan yang Tergabung dalam Wali Songo


Nama Asli 9 Sunan yang Tergabung dalam Wali Songo
Wali songo adalah sebutan bagi 9 sunan yang telah berjasa menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Atas berkat kerja keras mereka pulalah, saat ini agama Islam berkembang menjadi negara mayoritas bagi penduduk Indonesia. Kendati sumbangsihnya yang sangat besar tersebut sudah membuat kita berada di jalan yang terang benderang, sebagian dari kita masih banyak yang belum tahu siapa-siapa saja nama sunan yang tergabung dalam wali songo tersebut.  Menyadari hal itu, penulis blog kisah asal usul ini akan membahas nama-nama wali songo tersebut beserta asal daerahnya.


Nama-nama Sunan Wali Songo
Berikut ini adalah daftar nama-nama sunan walisongo beserta asal daerahnya:
  1. Maulana Malik Ibrahim, sunan walisongo yang paling lebih dahulu ada. Beliau dikabarkan berasal dari Persia dan kemudian menetap dan berkedudukan di Gresik, jawa Timur.
  2. Sunan Ampel (Ngampel), sunan walisongo yang memiliki nama asli Raden Rahmat dan berkedudukan di Ngampel, dekat Surabaya.
  3. Sunan Bonang, sunan walisongo yang semula bernama Makdum Ibrahim ini adalah anak kandung dari Sunan Ampel. Ia berkedudukan di Bonang, dekat Tuban.
  4. Sunan Drajat, sunan walisongo yang awalnya bernama Masih Munat ini adalah adik dari Sunan Bonang. Ia berkedudukan di Drajat, dekat Sedayu, Surabaya.
  5. Sunan Giri, sunan yang semula bernama Raden Paku ini adalah asli murid dari Sunan Ampel. Ia berkedudukan di bukit Giri, dekat Gresik.
  6. Sunan Muria, sunan yang berkedudukan di sungai Muria, Kudus.
  7. Sunan Kudus, sunan yang semula bernama Udung ini berkedudukan di Kudus.
  8. Sunan Kalijaga, sunan yang bernama asli Joko Said ini berkedudukan di Kadilangu, Demak.
  9. Sunan Gunung Jati, sunan yang semula bernama Fatahilah / Fatahelen yang berasal dari Kerajaan Samudra Pasai ini berhasil merebut Sunda Kelapa, Banten, dan akhirnya menetap di Gunung Jati, dekat Cirebon.

Itulah nama asli dari 9 sunan yang tergabung dalam Walisongo. Perlu diketahui pula bahwa, selain wali songo, Islam juga menyebar di Indonesia berkat adanya peran beberapa ulama lain seperti Syekh Siti Jenar, Syekh Lemah Abang, dan Sunan Tembayat. Untuk mengetahui sepak terjang dari ketiga ulama tersebut, anda dapat mengunjungi artikel di Wikipedia

Asal Usul Kehidupan Menurut Teori Biologi

Asal usul kehidupan hingga kini masih menjadi misteri. Banyak teori dan kepercayaan berkembang di masyarakat mengenai bagaimana kehidupan di bumi ini terbentuk.Asal Usul Kehidupan Menurut Teori Biologi Para agamais percaya dengan teori penciptaan sedangkan sebagian saintis berusaha membuktikan kepercayaan tersebut ke dalam sesuatu yang nyata melalui penelitian-penelitian ilmiah. Namun terlepas dari itu semua, perkembangan teori bagaimana asal muasal terjadinya kehidupan ini menarik untuk kita ketahui. Berikut ini 2 teori asal usul kehidupan yang sempat menyeruak di kalangan masyarakat dahulu.

Asal Usul Kehidupan Menurut Teori Abiogenesis (Generatio Spontania) 
Sebelum masa pencerahan abad 17 (aufklarung), sebagian orang percaya bahwa kehidupan berawal dari benda mati. Anggapan ini sangat ekstrim dan terlalu dini bagi masa di kala teknologi masih belum banyak berkembang. Anggapan ini menyebutkan hal-hal yang substantif meski tanpa dasar dan tidak dapat dijelaskan dengan akal sehat, misalnya kecebong (buruy) yang berasal dari lumpur, bangkai yang merupakan asal kehidupan belatung, atau gandum yang dapat langsung berubah menjadi tikus. Anggapan yang didukung pula oleh Aristoteles ini kemudian terbukti tidak benar setelah berbagai penelitian ilmiah dilakukan untuk mengetahui asal usul kehidupan.

Asal Usul Kehidupan Menurut Teori Biogenesis

Pasca aufklarung, pembuktian teori abiogenesis banyak dilakukan. Para ahli berlomba-lomba membuktikan kebenaran teori abiogenesis meski selalu menemui jalan buntu. Pembuktian itu dilakukan oleh sedikitnya 3 ahli biologi masa itu yang diantaranya Francesco Redi, Lazzaro Spallanzani, dan Louis Pasteur.

Francesco Redi (1626-1697) yang merupakan ahli Biologi dari Italia, membuktikan ketidakbenaran teori yang menyatakan kehidupan berasal dari benda mati. Pembuktian ini dilakukan dengan meletakan 3 kerat daging ke dalam 3 buah toples kaca dengan perlakuan berbeda. Toples kaca pertama diisi  sekerat daging, lalu ditutup menggunakan penutup yang sangat rapat, toples ke dua ditutup menggunakan kain kasa, sedangkan toples ke dibiarkan tetap terbuka.

Asal Usul Kehidupan Menurut Teori Biologi Francesco Redi

Setelah beberapa hari, perbedaan dari ke tiga toples tersebut sangat tampak. Dalam toples pertama tidak terdapat lalat atau belatung, toples ke dua terdapat belatung pada jaring kain kasa, tapi tidak ada belatung atau lalat pada daging, sedangkan dalam toples ke tiga, lalat dan belatung mengerubuti daging yang membusuk. Dari percobaan ini, Redi menarik kesimpulan bahwa
belatung dan lalat tidak mungkin sekonyong-konyong terbentuk dari daging yang membusuk saja, tetapi berasal dari telur lalat yang tertinggal pada daging dan kain kasa saat lalat hinggap. Dengan percobaan itu pula Redi menyatakan bahwa telur  merupakan asal usul kehidupan (comne vivum ex ovo).

Lazzaro Spallanzani (1729-1799) yang juga merupakan ahli biologi dari Italia, membuktikan ketidakbenaran teori abiogenesis dengan menggunakan air kaldu yang diisikan pada dua buah labu erlenmeyer. Labu pertama diisi air kaldu kemudian dibiarkan tetap terbuka, sedangkan labu kedua diisi air kaldu, kemudian ditutup dengan rapat. Setelah beberapa hari kemudian, air kaldu dalam labu pertama berubah menjadi keruh dengan bau tidak enak, sedangkan air kaldu pada labu ke dua tidak mengalami perubahan apapun. Dari percobaan tersebut, Spallanzani menarik kesimpulan bahwa mikroba pembusuk yang membusukan air kaldu dalam labu pertama bukanlah berasal dari air kaldu, melainkan dari mikroba yang sebelumnya terdapat di udara yang masuk ke dalam labu. Buktinya, bila labu ditutup rapat pembusukan air kaldu tidak terjadi. Dengan percobaan itu pula Spallanzani  menyatakan bahwa asal usul kehidupan dimulai dari telur (omne ovum ex vivum).

Louis Pasteur (1822-1895) yang merupakan ahli biologi Perancis, membuktikan ketidakbenaran teori abiogenesis melalui eksperimen dengan berbagai jenis jasad renik. Eksperimen dilakukan dengan meletakan air kaldu yang sudah dipanaskan ke dalam tabung leher angsa (leher yang meski corongnya terbuka tapi udara tidak bisa masuk). Air kaldu tersebut didiamkan selama beberapa waktu namun bakteri tidak dapat membusukannya. Baru setelah tabung dimiringkan hingga kaldu mencapai ujung corong, bakteri pembusuk dapat membusukan air kaldu. Dengan percobaan itu, Pasteur menyatakan bahwa asal usul kehidupan dimulai dari kehidupan sebelumnya (omne vivum ex vivum).
Asal Usul Kehidupan Menurut Teori Biologi Louis Pasteur

Dari hasil percobaan-percobaan yang dilakukan oleh Redi, Spallanzani, dan Pasteur itulah teori asal usul kehidupan berasal dari kehidupan (biogenesis) mulai berkembang, seiring dengan itu pula teori abiogenesis pun mulai ditinggalkan. Lebih lanjut, perkembangan tentang teori asal usul kehidupan juga diteliti melalui cabang ilmu alam lainnya seperti kimia

Saturday, 18 April 2015

Cara Membuat Video Slideshow Foto Dengan Musik Dalam 5 Menit

 - Video dengan model slideshow ini memang banyak sekali di gunakan untuk keperluan presentasi ataupun keperluan kantor lainnya namun ada juga yang ingin membuatnya untuk keperluan pribadi seperti membuat foto album kenangan yang kemudian di putar di media player agar bisa lebih mudah untuk di nikmati. Saya rasa trik ini cocok buat pemula yang ingin bekerja dengan hasil lebih cepat dengan waktu yang terbatas dengan metode yang relatif mudah dengan tanpa membutuhkan keahlian mengedit video sebelumnya. kurang lebih 5 menit sobat sudah bisa menikmati hasil foto yang akan sobat buat nantinya. dan saya yakin siapa saja bisa membuatnya. dalam tutorial membuat slideshow kali ini sobat memerlukan software yang bisa sobat download dengan gratis namanya adalah freemake video converter selain bisa untuk membuat slideshow freemake ini sangat handal dalam mengkonvert video menjadi format yang sobat inginkan. meskipun video ini tergolong simple namun ada beberapa fitur yang penitng dalam membuat slideshow seperti menambah lagu, mengatur dan mengurutkan gambar mana yang  didahulukan dan di akhirkan, menghapus gambar yang ingin di hilangkan, dan mengatur kecepatan interval (pergantian gambar) dan menjadikan video itu menjadi format yang dinginkan misalkan ingin menjadikan video tersebut menjadi 3GP,Mp4, FLV, MKV, dan bahkan bisa juga untuk android.  untuk lebih lengkapnya silahkan ikuti panduan cara menciptakan video dari gambar berikut ini.


Cara Membuat Video Slideshow dari Foto Dengan menambahkan Musik Di dalamnya

Sebenarnya banyak sekali software yang bisa sobat gunakan untuk membuat video slideshow namun saya tertarik dengan software ini selain tampilan yang bagus cara memakainya pun sangat  mudah untuk di gunakan siapa saja.
  1. Silahkan download program slideshow nya disini  atau download direct dari situs resminya disini jika sudah selesai silahkan install seperti biasa sobat menginstall program di PC sobat. 
  2. Jalankan program freemake video converter nya dan awali pertama kali dengan mengKlik "Foto" untuk mengambil gambar dari komputer yang telah disiapkan 
    cara membuat video foto
  3. Disini waktunya mengambil dan memilih Pilihan foto dari komputer yang telah sobat sediakan untuk dijadikan video, untuk menseleksi pilihan yang di inginkan bisa dengan CTRL + klik mouse gambar yang di inginkan.  lalu klik "open"

  4. Jika ingin menambah musik atau lagu di video sobat bisa memilih  "add audio
    cara membuat video dari foto
  5. Pilih musik lagu mp3 yang sobat inginkan dengan klik "open
    Cara Membuat Video Slideshow

  6. Sebenarnya disini sudah selesai, namun hasinya masih kurang sempurna sobat bisa mengedit misalkan untuk mengurutkan gambar, mengedit jeda waktu, menambah lagi gambar yang mungkin kurang dan ingin menambah lagi yang lainnya.
  7. silahkan di edit lagi menurut keterangan gambar yang saya berikan di bawah ini 
  8. Keterangan gambar di atas adalah sebagai berikut :  (1). untuk mengedit model slidshow (2). Klik untuk mengedit video slideshow (3). Untuk interval / kecepatan pergantian gambar (4). untuk mengedit audio  /mp3 (5). menambah gambar lagi (6). menghapus gambar dari slideshow (7). untuk pilihan mensuffle / mengacak (8). jika ingin menampilkan gambar secara manual misal gambar a ada di urutan pertama kemudian gambar b urutan ke 5 sedang gambar d urutan ke 4 dan lain sebagainya. (9). klik jika sudah selesai mengedit. 
  9. Sampai tahap ini sobat bisa memilih format video mana yang sobat inginkan misalkan disini saya ingin membuat agar video tersebut bisa di putar di android maka saya memilih android lalu memilih ukuran lebar panjang videonya sesuai android yang saya pakai misal 230x240.
    cara membuat video sendiri
     

  10. Yang terakhir adalah settingan yang mungkin bisa sobat optimalkan untuk hasil yang lebih baik misalkan bisa mengedit kualitas audio pada nomer 1, dan   juga untuk mengetahui video forlder output (hasil video yang sudah selesai di proses ada pada gambar 2. jika sudah selesai adalah convert klik nomer 3
       
  11. Video Sudah Selsai di buat 
    cara membuat video dari foto dengan musik atau lagu mp3

untuk hasil yang terbaik sobat bisa bereksplorasi sendiri fitur-fitur di sana, namun untuk hasil yang standar saya rasa sobat bisa membuat video dari foto dengan mudah dalam 5menit, apalagi jika sobat sudah terbiasa tentu akan lebih cepat lagi dan lebih bagus lagi. selamat mencoba semoga sukses. dan fotonya jadi tambah keren. 

cerita rakyat

cerita rakyat mandailing .. tentang sampuraga

SAMPURAGA3

Alkisah, pada zaman dahulu kala di daerah Padang Bolak, hiduplah di sebuah gubuk reot seorang janda tua dengan seorang anak laki-lakinya yang bernama Sampuraga. Meskipun hidup miskin, mereka tetap saling menyayangi. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka setiap hari bekerja sebagai tenaga upahan di ladang milik orang lain. Keduanya sangat rajin bekerja dan jujur, sehingga banyak orang kaya yang suka kepada mereka.
Pada suatu siang, Sampuraga bersama majikannya beristirahat di bawah sebuah pohon yang rindang setelah bekerja sejak pagi. Sambil menikmati makan siang, mereka berbincang-bincang dalam suasana akrab. Seakan tidak ada jarak antara majikan dan buruh.
“Wahai, Sampuraga! Usiamu masih sangat muda. Kalau boleh saya menyarankan, sebaiknya kamu pergi ke sebuah negeri yang sangat subur dan peduduknya hidup makmur,” kata sang Majikan.
“Negeri manakah yang Tuan maksud?” tanya Sampuraga penasaran, “Negeri Mandailing namanya. Di sana, rata-rata penduduknya memiliki sawah dan ladang. Mereka juga sangat mudah mendapatkan uang dengan cara mendulang emas di sungai, karena tanah di sana memiliki kandungan emas,” jelas sang Majikan. Keterangan sang Majikan itu melambungkan impian Sampuraga.
“Sebenarnya, saya sudah lama bercita-cita ingin pergi merantau untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Saya ingin membahagiakan ibu saya,” kata Sampuraga dengan sungguh-sungguh.
“Cita-citamu sangat mulia, Sampuraga! Kamu memang anak yang berbakti” puji sang Majikan. Sepulang dari bekerja di ladang majikannya, Sampuraga kemudian mengutarakan keinginannya tersebut kepada ibunya.
“Bu, Raga ingin pergi merantau untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Raga ingin mengubah nasib kita yang sudah lama menderita ini,” kata Sampuraga kepada ibunya. “Ke manakah engkau akan pergi merantau, anakku?”, tanya ibunya.
“Ke negeri Mandailing, bu. Pemilik ladang itu yang memberitahu Raga bahwa penduduk di sana hidup makmur dan sejahterta, karena tanahnya sangat subur,” jelas Sampuraga kepada ibunya.
“Pergilah, anakku! Meskipun ibu sangat khawatir kita tidak bisa bertemu lagi, karena usia ibu sudah semakin tua, tapi ibu tidak memiliki alasan untuk melarangmu pergi. Ibu minta maaf, karena selama ini ibu tidak pernah membahagiakanmu, anakku” kata ibu Sampuraga dengan rasa haru
“Terima kasih, bu! Raga berjanji akan segera kembali jika Raga sudah berhasil. Doakan Raga, ya bu!“ Sampuraga meminta doa restu kepada ibunya.
“Ya, anakku! Siapkanlah bekal yang akan kamu bawa!” seru sang ibu. Setelah mendapat doa restu dari ibunya, Sampuraga pun segera mempersiapkan segala sesuatunya.
Keesokan harinya, Sampuraga berpamitan kepada ibunya. “Bu, Raga berangkat! jaga diri ibu baik-baik, jangan terlalu banyak bekerja keras!” saran Sampuraga kepada ibunya.
Berhati-hatilah di jalan! Jangan lupa cepat kembali jika sudah berhasil!” harap sang ibu.
Sebelum meninggalkan gubuk reotnya, Sampuraga mencium tangan sang Ibu yang sangat disayanginya itu. Suasana haru pun menyelimuti hati ibu dan anak yang akan berpisah itu. Tak terasa, air mata keluar dari kelopak mata sang Ibu. Sampuraga pun tidak bisa membendung air matanya. Ia kemudian merangkul ibunya, sang Ibu pun membalasnya dengan pelukan yang erat, lalu berkata: “Sudahlah, Anakku! Jika Tuhan menghendaki, kita akan bertemu lagi,” kata sang Ibu.
Setelah itu berangkatlah Sampuraga meninggalkan ibunya seorang diri. Berhari-hari sudah Sampuraga berjalan kaki menyusuri hutan belantara dan melawati beberapa perkampungan. Suatu hari, sampailah ia di kota Kerajaan Pidoli, Mandailing. Ia sangat terpesona melihat negeri itu. Penduduknya ramah-tamah, masing-masing mempunyai rumah dengan bangunan yang indah beratapkan ijuk. Sebuah istana berdiri megah di tengah-tengah keramaian kota. Candi yang terbuat dari batu bata terdapat di setiap sudut kota. Semua itu menandakan bahwa penduduk di negeri itu hidup makmur dan sejahtera.
Di kota itu, Sampuraga mencoba melamar pekerjaan. Lamaran pertamanya pun langsung diterima. Ia bekerja pada seorang pedagang yang kaya-raya. Sang Majikan sangat percaya kepadanya, karena ia sangat rajin bekerja dan jujur. Sudah beberapa kali sang Majikan menguji kejujuran Sampuraga, ternyata ia memang pemuda yang sangat jujur. Oleh karena itu, sang Majikan ingin memberinya modal untuk membuka usaha sendiri. Dalam waktu singkat, usaha dagang Sampuraga berkembang dengan pesat. Keuntungan yang diperolehnya ia tabung untuk menambah modalnya, sehingga usahanya semakin lama semakin maju. Tak lama kemudian, ia pun terkenal sebagai pengusaha muda yang kaya-raya.
Sang Majikan sangat senang melihat keberhasilan Sampuraga. Ia berkeinginan menikahkan Sampuraga dengan putrinya yang terkenal paling cantik di wilayah kerajaan Pidoli.
“Raga, engkau adalah anak yang baik dan rajin. Maukah engkau aku jadikan menantuku?” tanya sang Majikan.
“Dengan senang hati, Tuan! Hamba bersedia menikah dengan putri Tuan yang cantik jelita itu,” jawab Sampuraga.
Pernikahan mereka diselenggarakan secara besar-besaran sesuai adat Mandailing. Persiapan mulai dilakukan satu bulan sebelum acara tersebut diselenggarakan. Puluhan ekor kerbau dan kambing yang akan disembelih disediakan. Gordang Sambilan dan Gordang Boru yang terbaik juga telah dipersiapkan untuk menghibur para undangan.
Berita tentang pesta pernikahan yang meriah itu telah tersiar sampai ke pelosok-pelosok daerah. Seluruh warga telah mengetahui berita itu, termasuk ibu Sampuraga. Perempuan tua itu hampir tidak percaya jika anaknya akan menikah dengan seorang gadis bangsawan, putri seorang pedagang yang kaya-raya.
“Ah, tidak mungkin anakku akan menikah dengan putri bangsawan yang kaya, sedangkan ia adalah anak seorang janda yang miskin. Barangkali namanya saja yang sama,” demikian yang terlintas dalam pikiran janda tua itu.
Walaupun masih ada keraguan dalam hatinya, ibu tua itu ingin memastikan berita yang telah diterimanya. Setelah mempersiapkan bekal secukupnya, berangkatlah ia ke negeri Mandailing dengan berjalan kaki untuk menyaksikan pernikahan anak satu-satunya itu. Setibanya di wilayah kerajaan Pidoli, tampaklah sebuah keramaian dan terdengar pula suara Gordang Sambilan bertalu-talu. Dengan langkah terseok-seok, nenek tua itu mendekati keramaian. Alangkah terkejutnya, ketika ia melihat seorang pemuda yang sangat dikenalnya sedang duduk bersanding dengan seorang putri yang cantik jelita. Pemuda itu adalah Sampuraga, anak kandungnya sendiri.
Oleh karena rindu yang sangat mendalam, ia tidak bisa menahan diri. Tiba-tiba ia berteriak memanggil nama anaknya.
Sampuraga sangat terkejut mendengar suara yang sudah tidak asing di telinganya. “Ah, tidak mungkin itu suara ibu,” pikir Sampuraga sambil mencari-cari sumber suara itu di tengah-tengah keramaian. Beberapa saat kemudian, tiba-tiba seorang nenek tua berlari mendekatinya.
“Sampuraga…Anakku! Ini aku ibumu, Nak!” seru nenek tua itu sambil mengulurkan kedua tangannya hendak memeluk Sampuraga.
Sampuraga yang sedang duduk bersanding dengan istrinya, bagai disambar petir. Wajahnya tiba-tiba berubah menjadi merah membara, seakan terbakar api. Ia sangat malu kepada para undangan yang hadir, karena nenek tua itu tiba-tiba mengakuinya sebagai anak.
“Hei, perempuan jelek! Enak saja kamu mengaku-ngaku sebagai ibuku. Aku tidak punya ibu jelek seperti kamu! Pergi dari sini! Jangan mengacaukan acaraku!”, hardik Sampuraga.
“Sampuragaaa…, Anakku! Aku ini ibumu yang telah melahirkan dan membesarkanmu. Kenapa kamu melupakan ibu? Ibu sudah lama sekali merindukanmu. Rangkullah Ibu, Nak!” Iba perempuan tua itu.
“Tidak! Kau bukan ibuku! Ibuku sudah lama meninggal dunia. Algojo! Usir nenek tua ini!” Perintah Sampuraga.
Hati Sampuraga benar-benar sudah tertutup. Ia tega sekali mengingkari dan mengusir ibu kandungnya sendiri. Semua undangan yang menyaksikan kejadian itu menjadi terharu. Namun, tak seorang pun yang berani menengahinya.
Perempuan tua yang malang itu kemudian diseret oleh dua orang sewaan Sampuraga untuk meninggalkan pesta itu. Dengan derai air mata, perempuan tua itu berdoa: “Ya, Tuhan! Jika benar pemuda itu adalah Sampuraga, berilah ia pelajaran! Ia telah mengingkari ibu kandungnya sendiri
Seketika itu juga, tiba-tiba langit diselimuti awan tebal dan hitam. Petir menyambar bersahut-sahutan. Tak lama kemudian, hujan deras pun turun diikuti suara guntur yang menggelegar seakan memecah gendang telinga. Seluruh penduduk yang hadir dalam pesta berlarian menyelamatkan diri, sementara ibu Sampuraga menghilang entah ke mana. Dalam waktu singkat, tempat penyelenggaraan pesta itu tenggelam seketika. Tak seorang pun penduduk yang selamat, termasuk Sampuraga dan istrinya.
Beberapa hari kemudian, tempat itu telah berubah menjadi kolam air yang sangat panas. Di sekitarnya terdapat beberapa batu kapur berukuran besar yang bentuknya menyerupai kerbau. Selain itu, juga terdapat dua unggukan tanah berpasir dan lumpur warna yang bentuknya menyerupai bahan makanan. Penduduk setempat menganggap bahwa semua itu adalah penjelmaan dari upacara pernikahan Sampuraga yang terkena kutukan. Oleh masyarakat setempat, tempat itu kemudian diberi nama “Kolam Sampuraga”. Hingga kini, tempat ini telah menjadi salah satu daerah pariwisata di daerah Mandailing yang ramai dikunjungi orang.
Cerita di atas termasuk cerita rakyat teladan yang mengandung pesan-pesan moral yang dapat dijadikan suri teladan dalam kehidupan sehari-hari. Setidaknya ada tiga pesan moral yang dapat diambil sebagai pelajaran dari cerita di atas, yaitu: sifat rajin bekerja, sifat jujur dan sifat durhaka terhadap orang tua. Ketiga sifat tersebut tercermin pada sifat dan perilaku Sampuraga.
Demikian cerita sampuraga yang telah di ambil dari berbagai sumber, sehingga legenda yang mulai terlupkan oleh segenap warga demi untuk melihat betapa hebatnya ganjaran yang didapa seorang anak bila durhaka kepada orang tua. Cerita yang bisa menarik objek wisata ini seolah terabaikan oleh pemerintah demi untuk tetap menjaga alkisah sampuraga dengan berbagai peninggalan sejarah yang melegenda secara nasional.
Disekolah juga sudah jarang terdengar bagaimana legenda dahulu yang bisa menggugah hati para siswa agar sampuraga adalah anak durhaka yang tidak perlu di tiru sebab pendidikan ahlak sangt minim, sehingga adapt istiadat Mandailing yang punya tutur sapa yang halus dan lembut kini mulai putar akibat dari berbagai kebudayaan barat yang sudah menjadi bahan tontonan di berbagai media televise.
Dari legenda juga adat istiadat yang bisa menuntun generasi penerus bangsa harus tetap dilestarikan dengan berbagai metode pendidikan sekolah untuk tidak mentiadakan adapt dan budaya Mandailing yang kini sudah terkikis oleh zaman.
Pemerintah Daerah, DPRD Madina juga pemangku adat harus tetap menjaga anak sebagai penenerus untuk tetap mengetahui adat istiadat Mandailing yang mempunyai adap yang tinggi juga alkisah yang harus tetap menjadi bahan contoh untuk semua orang agar tetap menghargai orang tua sebagaimana legenda sampuraga.

Thursday, 9 April 2015

Tips dan Cara Menulis Artikel yang Baik

Bagaimana membuat artikel dengan baik? Hmm… jawabannya tergantung jenis artikelnya. Dalam tulisan ini saya akan bantu anda menjelaskan cara membuat semua jenis artikel beserta contohnya.
Daftar Isi:

  • Langkah-langkah Menulis Artikel Secara Umum
  • Artikel Deskripsi
  • Artikel Narasi
  • Artikel Eksposisi
  • Artikel Argumentasi
  • Artikel Persuasi
  • Artikel SEO (Khusus Untuk Menulis Online)
  • Dua Jenis Penulisan
Karena tulisan ini cukup panjang, anda harus sabar membacanya. Rilekskan tubuh anda. Tarik nafas dalam dalam…. keluarkan pelan-pelan… tarik nafas lagi… keluarkan lagi… Yap, mari kita baca bersama.
Langkah-langkah Menulis Artikel Secara Umum

Secara garis besar, langkah-langkah menulis artikel dapat kita bagi menjadi 5 poin penting berikut ini:
  1. Tentukan Tema. Tema haruslah spesifik. Semakin spesifik semakin menarik minat baca.
  2. Tetapkan Tujuan penulisan. Kebanyakan artikel, apalagi dalam artikel jenis deskripsi dan narasi, tidak menyatakan tujuan penulisan secara tersurat, melainkan tersirat.
  3. Rumuskan ide pokok atau masalah. Biasanya perumusan masalah dalam bentuk pertanyaan. Hanya saja dalam penulisan artikel deskripsi dan narasi, rumusan masalahnya tidak tersurat tapi tersembunyi dibalik alur tulisan (Nanti saya jelaskan dengan contoh di bawah).
  4. Kembangkan tema dan pembahasan sesuai dengan jenis artikel (Penjabaran lebih lanjut saya uraikan dibawah)
  5. Buatlah kesimpulan. Kesimpulan bikinnya mudah. Anda bisa membuatnya dengan baik bila logika atau alur artikel anda benar.
Demikian langkah-langkah penulisan artikel secara umum. Sedangkan langkah-langkah rincinya harus anda sesuaikan dengan bentuk artikel yang ingin anda tulis. Sebab tiap bentuk artikel memiliki cara penulisan berbeda.
Berikut ini saya akan jelaskan cara penulisan masing-masing bentuk artikel beserta contohnya.


Artikel deskripsi adalah karangan yang bertujuan untuk menulis gambaran suatu fakta sehingga pembaca dapat membayangkannya di dalam benak. Saya lebih suka menjulukinya sebagai artikel gambar.

Cara Penulisan Artikel Deskripsi
  1. Tentukan objek, baik berupa keadaan atau konsep yang mau dideskripsikan
  2. Tentukan juga tujuan penulisan (tersirat).
  3. Tentukan rumusan ide pokok (tersirat).
  4. Kembangkan tulisan menjadi urut-urutan. Apakah berdasarkan urutan waktu: pagi-siang-sore; atau urutan jam 1, jam 2, jam 3; atau urutan tahun: tahun 2000, tahun 2003, tahun 2005; atau menggunakan urutan tempat: dari pinggir ke tengah; dari pangkal ke ujung; atau kita ingin memakai urutan kepentingan: dari yang paling penting, penting ke yang kurang penting.
  5. Tutup dengan paragraf yang menyimpulkan obyek yang dideskripsikan.
 Oya, penulis artikel deskripsi pada contoh menggunakan teknik pengembangan berdasarkan urutan tempat.


Artikel Narasi
Artikel jenis ini ditujukan untuk menceritakan suatu keadaan atau situasi, baik berdasarkan urutan waktu atau urutan kejadian. Saya lebih suka menamainya sebagai artikel cerita.
Dalam artikel narasi harus ada penokohannya, seperti dalam cerita pada umumnya. Sang tokoh digambarkan sebagai sosok yang bergulat dengan masalah kehidupan dan berusaha memenangkan pergulatan tersebut. Adanya konflik kehidupan membuat tulisan jenis ini menarik minat baca. Sebab bila tidak ada konflik, maka sebuah narasi akan menjadi hambar.
Cara penulisan artikel narasi
  1. Tentukan tema.
  2. Tentukan tujuan (tersirat).
  3. Tentukan rumusan ide pokok (tersirat).
  4. Kembangkan tulisan dengan membuat alur cerita: awal – tengah – akhir. Bagian awal buatlah pembukaan yang menarik; Bagian tengah gambarkan pergulatan hidup sang tokoh sampai pada puncak konflik alias klimaks;
  5. Setelah itu, buatlah anti klimaks sebagai penutup.

Artikel Eksposisi
Ertikel jenis ini merupakan karangan yang bertujuan untuk menguraikan suatu topik. Dapat berupa uraian tentang definisi, fungsi, bagian dan kegunaan suatu konsep. Dapat juga berupa langkah, cara atau proses mengerjakan sesuatu. Saya lebih suka menyebutnya sebagai artikel penjabaran.

Cara Penulisan Artikel Eksposisi
  1. Tentukan tema.
  2. Tentukan tujuan (tersurat).
  3. Tentukan rumusan ide pokok (tersurat).
  4. Kembangkan tulisan sesuai tujuan. Bila karangan ditujukan untuk menjelaskan pengertian, maka kembangkan karangan dengan menyajikan data dan fakta untuk menguatkan definisi atau proses. Bila anda ingin menjelaskan cara, buatlah tahapan-tahapan dari awal sampai akhir secara sistematis. Bila anda ingin menjelaskan kegunaan, buatlah kegunaannya satu persatu. Dan bila karangan ditujukan untuk menjelaskan proses, maka detilkan prosesnya.
  5. Berikan kesimpulan
Contoh artikel ini dapat anda temukan bertebaran di internet yang berkenaan dengan: definisi, fungsi, manfaat, peran, atau artikel yang berisi panduan melakukan sesuatu alias How To. Jenis tulisan pada contoh ini adalah berjenis How To.


Artikel Argumentasi
Artikel ini berupa karangan adu argumen. Penulisannya dilatarbelakangi oleh kritik terhadap suatu pendapat. Penulis biasanya akan memasukkan opini pribadi kedalam tulisan, tentu dengan data atau fakta yang mendukung, sehingga pendapatnya bisa menarik dukungan dari pembaca. Saya lebih suka menjulukinya sebagai artikel pendapat.

Cara Penulisan Artikel Argumentasi
  1. Tentukan tema.
  2. Tentukan tujuan (tersurat).
  3. Tentukan rumusan ide pokok (tersurat).
  4. Kembangkan karangan dengan menyajikan data dan fakta untuk menguatkan pendapat sendiri dan juga dapat melemahkan pendapat orang lain.
  5. Berikan kesimpulan



Artikel Persuasi
Artikel jenis ini terkenal juga dengan arikel motivasi. Sebab penulisannya bersifat membujuk alias persuasif. Efeknya dapat menggerakkan pembaca untuk melakukan atau mengikuti sesuatu. Saya lebih suka menjulukinya sebagai artikel bujukan.

Cara Penulisan Artikel Persuasi
  1. Tentukan tema.
  2. Tentukan tujuan (tersurat).
  3. Tentukan rumusan ide pokok (tersurat).
  4. Kembangkan karangan dengan menyajikan data dan fakta untuk meyakinkan orang lain sehingga dapat menggerakkan pembaca untuk mengerjakan kebaikan dan menjauhi keburukan.
  5. Berikan kesimpulan
Contoh artikel persuasi dapat anda lihat bertebaran di blog ini. Hampir semua artikelnya bersifat bujukan alias persuasif. Silakan baca dan resapi, salah satunya ini: Kaya Dengan Menulis.


Artikel SEO
Artikel SEO adalah artikel yang ditujukan untuk mengoptimalkan pencarian kata kunci di situs search engine seperti gooogle. Ia bukanlah suatu jenis artikel tersendiri. Ia adalah artikel yang ditujukan khusus untuk menulis online yang jenisnya bisa berupa deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi atau persuasi.

Hanya saja artikel SEO memiliki teknik penulisan tertentu. Tujuannya agar tulisan kita dicintai (mudah dilacak) situs search engine. Keterangan lebih lanjut silakan baca tulisan saya yang ini: Cara Menulis Artikel SEO Friendly